🎯 Renungan Alkitab Tentang Kasih

Laranganpertama Alkitab tentang makan darah ada dalam Kejadian 9:2-4, di mana Allah memberitahu Nuh, "Akan takut dan akan gentar kepadamu segala binatang di bumi dan segala burung di udara, segala yang bergerak di muka bumi dan segala ikan di laut; ke dalam tanganmulah semuanya itu diserahkan. Segala yang bergerak, yang hidup, akan menjadi makananmu. Utangyang dimaksud ayat di atas adalah utang kasih, bukan merujuk pada utang finansial. Ayat Alkitab tentang Pernikahan Ajarkan untuk Menerima Pasangan Apa Adanya. Efesus 4:32 "Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu." IlustrasiKhotbah Tentang Hari Pentakosta. Jun 29, 2021. Khotbah Minggu 20 Mei 2018 - Pentakosta KASIH DAN ROH KUDUS - Komsoskam. Renungan - Hidup Dibimbing oleh Roh | SESAWI.NET. Tampilan Pasal - Alkitab SABDA. Renungan di Minggu Pentakosta Halaman 1 - Kompasiana.com. Komik Alkitab Anak: Pentakosta. Kisah Rasul 2:1-12 & Filipi 4:2-9 1 Otoritas Alkitab berkenaan dengan otoritas Allah. Di atas telah kita pelajari bahwa Allah menyatakan diri-Nya secara khusus dalam bentuk Kristus dan Alkitab. Dengan kata lain, Alkitab diwahyukan Allah. Karena Alkitab diwahyukan dari Allah yang tidak bisa bersalah dan setia adanya (baca: Ibr. 6:18; 2Tim 2:13), maka Alkitab tidak mungkin MaknaRenungan Ayat Alkitab tentang Mencintai Alam. 27 Januari 2022 10.00 AM · Bacaan 3 menit. Liputan6.com, Semarang - Agama secara implisit mengajarkan umat beragama untuk mengetahui, dan menyadari arti penting menjaga lingkungan sehari-hari. Karena agama mengajarkan setiap umatnya untuk peduli terhadap lingkungan. Renungandari Kebangkitan Yesus Kemenangan Yesus Image by kebingunan mereka, malaikat Tuhan singgah menghampiri dan bicara kepada mereka dan memberitahukan bahwa Yesus sudah bangkit. Mendengar kabartersebut para wanita menghampiri kesebelas murid Yesus dan kepada saudara yang lain. Artikelini berisi tentang fakta-fakta penting tentang Samuel di Alkitab Perjanjian Lama. Bagi banyak orang Kristen nama Samuel pasti sudah tidak asing lagi. Sebab Samuel adalah tokoh penting di Alkitab Perjanjian Lama dan kisah hidupnya patut untuk diteladani. Kisah Samuel memang menarik untuk disimak. Baca juga: 7 Fakta Tentang Musa Di Alkitab Hidupdi dalam Kasih. Bacaan Alkitab hari ini: 2 Yohanes 1 Ciri khas iman Kristen adalah hidup di dalam kasih. Kasih Kristus yang memberi hidup kepada orang percaya memungkinkan kita untuk hidup di dalam kasih. Kewajiban untuk hidup di dalam kasih merupakan penekanan utama dari surat Rasul Yohanes ini. renunganalkitab, cerita alkitab tentang kasih, cerita alkitab, kasih, belajar alkitab . Fokus Hidup – “Mengapa kita harus mengasihi? Seperti apakah mengasihi dengan kasih Kristus? Simak renungan berjudul Mengasihi dengan Kasih Kristus Efeses 52 ini.” Bacaan ayat Efesus 52 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah. Dalam suratnya kepada jemaat di Efesus, Rasul Paulus menasihati mereka untuk hidup di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus mengasihi mereka dengan menyerahkan diri-Nya sebagai penebus dosa manusia. Hal ini juga merupakan nasihat kepada kita. Allah sudah memberikan teladan kepada kita dengan pengorbanan Yesus, Anak yang dikasihi-Nya sebagai perdamaian di antara kita dengan Allah dan mengangkat kita menjadi anak-anak Allah. Yesus sudah menjadi persembahan yang harum bagi Allah, demikian juga kita sekarang. Itulah manifestasi kasih yang sempurna. Dan Allah menghendaki kita untuk memanifestasikan kasih dalam hidup kita melalui wujud perbuatan iman atau buah Roh. Kita seharusnya menghasilkan buah Roh. Baca juga Mencintai Walau Harus Terluka, Ini Bukti Kasih Kehidupan kekristenan tak dapat dipisahkan dari kasih, artinya setiap orang yang percaya kepada Kristus harus memiliki kasih dalam hidupnya. Kasih seperti apa? Bukan kasih yang hanya digembar-gemborkan di atas mimbar atau ditulis dalam slogan dengan huruf besar dan tinta berwarna supaya menarik banyak orang, tetapi kasih yang diwujudkan dalam tindakan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Mengapa? “… sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih” 1 Kor. 47-8. Oleh karena itu, setiap orang Kristen diperintahkan untuk hidup di dalam kasih. Jadi, mengasihi dengan kasih Kristus adalah gaya hidup orang Kristen. Tuhan Yesus berkata, “Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi” Yoh. 1335. Identitas orang percaya bukan hanya terlihat dari pengakuannya saja di muka umum bahwa dia adalah orang Kristen, melainkan juga dengan mendemonstrasikan kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Orang percaya harus hidup saling mengasihi dengan kasih Kristus. Hidup dalam kasih berarti harus membuang semua sifat “manusia lama” kita yang cenderung egois, mementingkan diri sendiri dan tidak punya kepedulian terhadap orang lain. Bukan hanya mengasihi orang yang mengasihi kita, tetapi juga mampu mengasihi orang yang telah menyakiti dan membenci kita. Baca juga Mengasihi Tuhan Tanpa Syarat! Buktikan Iman Saudara… Bila kita tetap memperlihatkan kasih kita kepada Kristus dengan menanggalkan manusia lama yang cenderung egois dan mementingkan diri sendiri, maka kita sedang mengalahkan dunia dengan segala kemewahan dan kegemerlapannya yang sewaktu-waktu bisa memperdaya kita dengan kesombongan dan keangkuhan. Yang terutama dari itu, kita seharusnya mau belajar meneladani kasih Yesus. Dalam kasih-Nya, Yesus memberikan teladan yang luar biasa. Di mana kasih Yesus adalah kasih yang tidak memandang muka, tidak memandang waktu, tanpa pamrih dan tanpa syarat Beberapa renungan berikutnya akan membahas tentang kasih Yesus ini, yakni tanpa pandang muka, hingga tanpa syarat. Itulah mengasihi yang dikehendaki oleh Kristus Yesus di dalam kita, di mana kasih Kristus mewarnai hidup kita dan kita pun mewarnai sekeliling kita dengan kasih-Nya. Milikilah kasih Kristus sehingga dunia melihat Kristus di dalam kita dan kita pun menjadi berkat bagi sekitar kita. DOA Bapa, ajarku untuk dapat mengasihi dengan kasih-Mu, dan biarlah aku terus menjadi berkat bagi banyak orang. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin. Dilarang meng-copy dan publish ulang tulisan ini, tanpa seijin penulis Jika Anda merasa diberkati dengan artikel “Mengasihi dengan Kasih Kristus Efeses 52” ini, bagikanlah ke sosmed Facebook, Twitter, Linkedin, dll. Anda. Like Sukai juga Fanspage Facebook Fokus Hidup yang ada di situs ini atau klik DI SINI untuk mendapatkan info-info terbaru dari Dan bergabunglah juga dengan grup Facebook Fokus Hidup dengan cara klik DI SINI. Silahkan tinggalkan komentar Anda di bawah artikel ini untuk menanggapi, bertanya, ataupun memberikan saran dan kritik. Kunjungi juga beberapa artikel di bawah ini yang menguatkan iman Saudara! Kasih kepada Keluarga Seiman dengan Agape Kasih Kepada Saudara atau Ipar dengan Seharusnya Kasih Kepada Anak dengan Seharusnya Kasih Kepada Pasangan Hidup yang Seharusnya Kasih Kepada Orang Tua atau Mertua Menebar Kasih Agape dalam Keluarga About The Author julian JT. Lulusan S1 Teologi di STT Lintas Budaya Jakarta. Berkarya dalam tulisan renungan Kristen, pengkhotbah, web content, dan pengajar. Quote "Fokus hidup orang percaya sejatinya ialah menjadi serupa dengan Kristus." Bersyukurlah kepada Tuhan sebab Ia baik, bahwa untuk selama-selamanya kasih setia-Nya. Tuhan berkata dalam Matius 1128, Tuhan Yesus memberikan kelegaan serta ketenangan jiwa.“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Setiap kita melangkah, setiap tugas yang kita selesaikan, setiap pekerjaan yang sukses ada penyertaan Tuhan di dalamnya. Kasih Tuhan tak pernah meninggalkan kita, sekalipun kita berpaling, Ia tak akan jauh. Kita sebagai anak-anak Tuhan tak sepantasnya untuk melupakan menyinggung budaya’ dalam berinteraksi sosial dalam era serba canggih nan modern. Kita acap kali dibutakan oleh persepsi orang lain, apa yang orang lain sosial inginkan membuat kita melakukannya, entah sadar ataupun mereka tidak suka dengan orang yang cerewet, maka kita cenderung tidak banyak bicara saat bersama mereka walaupun sebenarnya bukan itu kepribadian kita, begitu juga kita harus memakai topeng yang ironisnya menjadi beban yang perlahan mengikis kepribadian kita yang sebenarnya. Takut dikucilkan, takut ditinggalkan, dan takut terhadap penilaian orang lain. Hal ini menjadi faktor utama munculnya perasaan insecure.“Di dalam kasih tidak ada ketakutan; kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan” 1 Yoh 4 18Kita harus memahami arti dari Kasih Tuhan yang sempurna guna mendapatkan keberanian’ untuk menghadapi penilaian orang lain dan lepas dari rasa takut akan hal Tuhan yang dinyatakan dalam pengorbanan Yesus di kayu salib seharusnya melenyapkan semua rasa takut kita. Karena dosa kita sudah ditanggungNya di kayu salib sehingga kita punya jaminan akan hari cahaya yang menerangi gelap, seperti pentunjuk saat kita tersesat, begitulah Kasih Tuhan 46-7“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.”Efesus 318“Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,”Renungan Tentang Kasih TuhanKita hendaknya tak perlu riasau dan hidup dalam rasa takut, karena Tuhan sudah mengasihi kita dengan kasihNya yang sempurna. Dan sudah semestinya kita memberitakan hal ini kepada mereka yang merasa Bersyarat“Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.” – 1 Yohanes 419Berbeda dengan kasih manusia yang sering menuntut persyaratan, khusunya hubungan sosial yang mengharuskan untuk saling memberi benefit. Sifat inti dari Allah adalah kasih, kasih yang tak bersyarat atau kasih seseorang adalah mentaati Tuhan dan perintahNya, demi kebaikan orang lain, mengupayakan berkat dan keuntungan orang lain untuk jangka panjang. Sikap seperti itulah yang seharusnya dimiliki orang yang percaya akan Berkesudahan“Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!” – Mazmur 1172Artinya Kasih Tuhan mengalir untuk selama-lamanya, berbeda dengan apa yang manusia yang sifatnya hanya sementara. Manusia kerap mengukur Kasih Tuhan berupa materi harta benda, menggunakan tolak ukur manusia untuk menilainya. Akan tetapi bagi Allah karakter manusia jauh lebih sering merasa sudah berbuat banyak hal dan telah berjasa terhadap Allah dan karena itu semestinyalah Allah lebih peduli dan lebih memperhatikan dia. Pemikiran seperti itu membuat manusia gagal memahami keberadaan Allah yang penuh cinta yang SempurnaDalam kasih, kita membuat hidup kita dipimpin oleh Roh Allah. Dalam kasih, kita menjadi anak-anak Allah. Dalam kasih itu pula, setiap penderitaan yang terjadi dalam hidup kita turut dipermuliakan bersama Kristus yang pemahaman kita, kasih akan selalu menjadi sesuatu yang kompleks. Akan tetapi, dalam kehidupan yang nyata, kasih menjadi semakin nyata dan akhirnya, kasih menjadi tanda kehadiran Tuhan dalam hidup kita. Saat kita mampu mengasihi sesama, di situ pula Tuhan berkuasa atas hidup kita dan semakin banyak orang yang mengenal Allah yang mengasihi.

renungan alkitab tentang kasih